Kami menyadari bahwa blog belajar hukum ini masih sangat jauh dari sempurna. Blog ini sebenarnya dibuat supaya lebih banyak lagi yang membuat blog serupa dengan konten yang tentu lebih berkualitas. Thanks for stopping by :)

Macam Macam Hukum

Minggu, 28 Februari 2010


Hukum itu dapat dibedakan / digolongkan / dibagi menurut bentuk, sifat, sumber, tempat berlaku, isi dan cara mempertahankannya.

Menurut bentuknya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Tertulis, adalah hukum yang dituliskan atau dicantumkan dalam perundang-undangan. COntoh : hukum pidana dituliskan pada KUHPidana, hukum perdata dicantumkan pada KUHPerdata.

2. Hukum Tidak Tertulis, adalah hukum yang tidak dituliskan atau tidak dicantumkan dalam perundang-undangan. Contoh : hukum adat tidak dituliskan atau tidak dicantumkan pada perundang-undangan tetapi dipatuhi oleh daerah tertentu.

Hukum tertulis sendiri masih dibagi menjadi dua, yakni hukum tertulis yang dikodifikasikan dan yang tidak dikodifikasikan. Dikodifikasikan artinya hukum tersebut dibukukan dalam lembaran negara dan diundangkan atau diumumkan. Indonesia menganut hukum tertulis yang dikodifikasi. Kelebihannya adalah adanya kepastian hukum dan penyederhanaan hukum serta kesatuan hukum. Kekurangannya adalah hukum tersebut bila dikonotasikan bergeraknya lambat atau tidak dapat mengikuti hal-hal yang terus bergerak maju.


Menurut sifatnya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum yang mengatur, yakni hukum yang dapat diabaikan bila pihak-pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri.
2. Hukum yang memaksa, yakni hukum yang dalam keadaan apapun memiliki paksaan yang tegas.


Menurut sumbernya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Undang-Undang, yakni hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan.
2. Hukum Kebiasaan (adat), yakni hukum yang ada di dalam peraturan-peraturan adat.
3. Hukum Jurisprudensi, yakni hukum yang terbentuk karena keputusan hakim di masa yang lampau dalam perkara yang sama.
4. Hukum Traktat, yakni hukum yang terbentuk karena adanya perjanjian antara negara yang terlibat di dalamnya.


Menurut tempat berlakunyanya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Nasional adalah hukum yang berlaku dalam suatu negara.
2. HUkum Internasional adalah hukum yang mengatur hubungan antar negara.
3. Hukum Asing adalah hukum yang berlaku di negara asing.


Menurut isinya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Privat (Hukum Sipil), adalah hukum yang mengatur hubungan antara perseorangan dan orang yang lain. Dapat dikatakan hukum yang mengatur hubungan antara warganegara dengan warganegara. Contoh : Hukum Perdata dan Hukum Dagang. Tetap dalam arti sempit hukum sipil disebut juga hukum perdata.
2. Hukum Negara (Hukum Publik) dibedakan menjadi hukum pidana, tata negara dan administrasi negara.
a. Hukum Pidana adalah hukum yang mengatur hubungan antara warganegara dengan negara
b. Hukum Tata Negara adalah hukum yang mengatur hubungan antara warganegara dengan alat perlengkapan negara.
c. Hukum Administrasi Negara adalah hukum yang mengatur hubungan antar alat perlengkapan negara, hubungan pemerintah pusat dengan daerah.


Menurut cara mempertahankannya, hukum itu dibagi menjadi :
1. Hukum Materiil, yaitu hukum yang mengatur kepentingan-kepentingan dan hubungan-hubungan yang berwujud perintah dan larangan. Contoh Hukum Pidana, Hukum Perdata. Yang dimaksudkan adalah Hukum Pidana Materiil dan Hukum Perdata Materiil.
2. Hukum Formil, yaitu hukum yang mengatur cara-cara mempertahankan dan melaksanakan hukum materiil. Contoh Hukum Acara Pidana dan Hukum Acara Perdata.

20 comments:

Ek4zone mengatakan...

wahh banyak banget yach hukumnya, tp masih ada yang kurang tuh kayaknya... :D Hukum Karma... hehehee...

kelly mengatakan...

nice info

The Most Popular Person Now mengatakan...

MostPopularPersonNow.info gives your more stories about the popular person now. Get all information about their biographies and stories. The Most Popular Person Now

alyson michalka mengatakan...

Great informations

jennifer aniston mengatakan...

thanks for sharing

anggi mengatakan...

intinya HUKUM itu bersifat MEMAKSA yang memunyai SANKSI yang TEGAS. SIAPA PUN yang MELANGGARNYA akan mendapatkan SANKSI yang sesuai yang sudah diterapkan dalam UU.

pulzzahut mengatakan...

makasi pelajarannya. buat PR adek saya

Anonim mengatakan...

harusnya beri contoh contoh hukumnya beserta sumber2 nya

Anonim mengatakan...

benar benar berguna nich infonya

Alifia Zahra mengatakan...

Tq lumayan buat tugas haha~

Alifia Zahra mengatakan...

Tq yaww.. luamayan buat tugas ~

hojoongwon mengatakan...

terimakasih atas informasi nya,,,
membantu sekali unt tugas saya,,,

aris mengatakan...

thankz penjelasannya... sangat membantuku memahami hukum di indonesia...

try out online mengatakan...

thanks gan buat infonya....

Restu Nugroho mengatakan...

makasih bgd om, sangat membantu sekali.. kebettulan lagi cari kisi2 ^_^

www.rieztoshare.com

Devi Rakhmatika mengatakan...

hukum antariksa gak ada toh

Imha Rachman mengatakan...

Thanks for sharing...
buat tgs my sister...
:)

rizald andrianysah mengatakan...

ada hukum ruang ngga? kalo ada post dong , soalnya buat tugas niih >.< bantu iyaa

anih widianingsih mengatakan...

terimakasih...sangat membantu info nya :)

Restu Alam Paripurnawaty mengatakan...

Kurang 1,dibedakan juga menurut waktu berlakunya, ada ius constitutum,yaitu yg berlaku saat ini,dan ius constituendum,yaitu berlaku dikemudian hari,atau sbg cita2,atau yg baru dicanangkan,terimakasi:)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © Belajar Hukum Indonesia Theme by Blogger templates Newspaper by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP